Pascaoperasi, Raja Saudi Muncul Pertama Kali di Publik

Meredakan kekhawatiran rakyat akan kesehatannya, Raja Arab Saudi muncul di televisi negara pada Rabu (28/11). Kemunculan tersebut menjadi kali pertama sang raja setelah menjalani operasi punggung selama 11 jam pada 17 November lalu.

Dalam cuplikan siaran televisi pemerintah, Rabu, Raja Abdullah nampak dalam kondisi yang membaik. Pria berusia 87 tahun tersebut duduk di kursi, kemudian anggota keluarga kerajaan dan pejabat negara menyambut dan mencium tangannya di pusat medis kesehatan negara King AbdulAziz, di ibu kota Riyadh.

Kemunculannya itu mematahkan rumor kondisi raja yang memburuk. “Ini tentunya mematahkan semua rumor yang diedarkan oleh orang tak dikenal. Dia tampak baik-baik saja untuk seusiannya,” ujar komentator berpengaruh Saudi, Jamal Khashoggi.

Stabilitas saudi menjadi perhatian global. Mengingat negara Arab tersebut merupakan tempat kelahiran Islam serta tempat berkumpul jamaah untuk menunaikan ibadah haji. Tak hanya itu, Saudi memegang lebih dari seperlima cadangan minyak dunia. Sementara pemegang kunci ekspor minyak berada di tangan raja dan putra mahkota.

Desas-desus mengenai pemulihan raja tak berjalan baik telah lama beredar di jejaring sosial. Bangsawan top Saudi telah berulang kali mengunjungi raja di rumah sakit sejak operasi punggung pada 18 November dinyatakan sukses. Media Saudi tak mengatakan kapan raja dapat meninggalkan rumah sakit. Namun analis Saudi mengatakan, pemulihan akan memakan waktu mengingat usia lanjut sang raja.

Beberapa kali media pemerintah Saudi mengabarkan kondisi raja yang membaik. Pernyataan kondisi raja dari pejabat rumah sakit dan putra mahkota Salman pun telah dipublikasikan. Namun tak adanya gambar memicu banyak dugaan rakyat yang mengkhawatirkan kesehatan raja.

Raja Abdullah menjalani operasi serupa pada Oktober tahun lalu, serta operasi kembali untuk kali kedua di AS pada tahun 2010. Raja menderita herniated disc, atau cedera punggung akibat keluarnya bantalan penghubung sendi tulang belakang. Pascaoperasi, raja memulihkan kondisi di Saudi selama tiga bulan.

Abdullah menjabat sebagai raja pada tahun 2005. Ia merupakan keturunan pendiri Arab Saudi, Raja Abdulaziz Ibn Saud yang wafat tahun 1953. Saudara Abdullah, Salman yang hanya berusia 13 tahun lebih muda, menjadi putra mahkota pewaris tahta. Salman diangkat sebagai putra mahkota setelah pangeran Nayef Bin Abdulaziz wafat.

dari sini

About senyumislam

senyum

Posted on November 30, 2012, in Khazanah. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: