Kisah Aneh Seorang Pendeta Yang Masuk Islam

Mungkin kisah ini terasa sangat aneh bagi mereka yang belum pernah bertemu dengan orangnya atau langsung melihat dan mendengar penuturannya. Kisah yang mungkin hanya terjadi dalam cerita fiktif, namun menjadi kenyataan. Hal itu tergambar dengan kata-kata yang diucapkan oleh si pemilik kisah yang sedang duduk di hadapanku mengisahkan tentang dirinya. Untuk mengetahui kisahnya lebih lanjut dan mengetahui kejadian-kejadian yang menarik secara komplit, biarkan aku menemanimu untuk bersama-sama menatap ke arah Johannesburg, kota bintang emas nan kaya di negara Afrika Selatan di mana aku pernah bertugas sebagai pimpinan cabang kantor Rabithah al-’Alam al-Islami di sana.

Pada tahun 1996, di sebuah negara yang sedang mengalami musim dingin, di siang hari yang mendung, diiringi hembusan angin dingin yang menusuk tulang, aku menunggu seseorang yang berjanji akan menemuiku. Istriku sudah mempersiapkan santapan siang untuk menjamu sang tamu yang terhormat. Orang yang aku tunggu dulunya adalah seorang yang mempunyai hubungan erat dengan Presiden Afrika Selatan Nelson Mandela. Ia seorang misionaris penyebar dan pendakwah agama Nasrani. Ia seorang pendeta, namanya ‘Sily.’ Aku dapat bertemu dengannya melalui perantaraan sekretaris kantor Rabithah yang bernama Abdul Khaliq Matir, di mana ia mengabarkan kepada-ku bahwa seorang pendeta ingin datang ke kantor Rabithah hendak membicarakan perkara penting.

Tepat pada waktu yang telah dijanjikan, pendeta tersebut datang bersama temannya yang bernama Sulaiman. Sulaiman adalah salah seorang anggota sebuah sasana tinju setelah ia memeluk Islam, selepas bertanding dengan seorang petinju muslim terkenal, Muhammad Ali. Aku menyambut keda-tangan mereka di kantorku dengan perasaan yang sangat gembira. Sily seorang yang berpostur tubuh pendek, berkulit sangat hitam dan mudah tersenyum. Ia duduk di depanku dan berbicara denganku dengan lemah lembut. Aku katakan, “Saudara Sily bolehkah kami mendengar kisah keislamanmu?” ia tersenyum dan berkata, “Ya, tentu saja boleh.”

Pembaca yang mulia, dengar dan perhatikan apa yang telah ia ceritakan kepadaku, kemudian setelah itu, silahkan beri penilaian.!

Sily berkata, “Dulu aku seorang pendeta yang sangat militan. Aku berkhidmat untuk gereja dengan segala kesungguhan. Tidak hanya sampai di situ, aku juga salah seorang aktifis kristenisasi senior di Afrika Selatan. Karena aktifitasku yang besar maka Vatikan memilihku untuk menjalankan program kristenisasi yang mereka subsidi. Aku mengambil dana Vatikan yang sampai kepadaku untuk menjalankan program tersebut. Aku mempergunakan segala cara untuk mencapai targetku. Aku melakukan berbagai kunjungan rutin ke madrasah-madrasah, sekolah-sekolah yang terletak di kampung dan di daerah pedalaman. Aku memberikan dana tersebut dalam bentuk sumbangan, pemberian, sedekah dan hadiah agar dapat mencapai targetku yaitu memasukkan masyarakat ke dalam agama Kristen. Gereja melimpahkan dana tersebut kepadaku sehingga aku menjadi seorang hartawan, mempunyai rumah mewah, mobil dan gaji yang tinggi. Posisiku melejit di antara pendeta-pendeta lainnya.

Pada suatu hari, aku pergi ke pusat pasar di kotaku untuk membeli beberapa hadiah. Di tempat itulah bermula sebuah perubahan!

Di pasar itu aku bertemu dengan seseorang yang memakai kopiah. Ia pedagang berbagai hadiah. Waktu itu aku mengenakan pakaian jubah pendeta berwarna putih yang merupakan ciri khas kami. Aku mulai menawar harga yang disebutkan si penjual. Dari sini aku mengetahui bahwa ia seorang muslim. Kami menyebutkan agama Islam yang ada di Afrika selatan dengan sebutan ‘agama orang Arab.’ Kami tidak menyebutnya dengan sebutan Islam. Aku pun membeli berbagai hadiah yang aku inginkan. Sulit bagi kami menjerat orang-orang yang lurus dan mereka yang konsiten dengan agamanya, sebagaimana yang telah berhasil kami tipu dan kami kristenkan dari kalangan orang-orang Islam yang miskin di Afrika Selatan.

Si penjual muslim itu bertanya kepadaku, “Bukankah anda seorang pendeta?” Aku jawab, “Benar.” Lantas ia bertanya kepadaku, “Siapa Tuhanmu?” Aku katakan, “Al-Masih.” Ia kembali berkata, “Aku menantangmu, coba datangkan satu ayat di dalam Injil yang menyebutkan bahwa al-Masih AS berkata, ‘Aku adalah Allah atau aku anak Allah. Maka sembahlah aku’.” Ucapan muslim tersebut bagaikan petir yang menyambar kepalaku. Aku tidak dapat menjawab pertanyaan tersebut. Aku berusaha membuka-buka kembali catatanku dan mencarinya di dalam kitab-kitab Injil dan kitab Kristen lainnya untuk menemukan jawaban yang jelas terhadap pertanyaan lelaki tersebut. Namun aku tidak menemukannya. Tidak ada satu ayat pun yang men-ceritakan bahwa al-Masih berkata bahwa ia adalah Allah atau anak Allah. Lelaki itu telah menjatuhkan mentalku dan menyulitkanku. Aku ditimpa sebuah bencana yang membuat dadaku sempit. Bagaimana mungkin pertanyaan seperti ini tidak pernah terlintas olehku? Lalu aku tinggalkan lelaki itu sambil menundukkan wajah. Ketika itu aku sadar bahwa aku telah berjalan jauh tanpa arah. Aku terus berusaha mencari ayat-ayat seperti ini, walau bagaimanapun rumitnya. Namun aku tetap tidak mampu, aku telah kalah.

Aku pergi ke Dewan Gereja dan meminta kepada para anggota dewan agar berkumpul. Mereka menyepakatinya. Pada pertemuan tersebut aku mengabarkan kepada mereka tentang apa yang telah aku dengar. Tetapi mereka malah menyerangku dengan ucapan, “Kamu telah ditipu orang Arab. Ia hanya ingin meyesatkanmu dan memasukkan kamu ke dalam agama orang Arab.” Aku katakan, “Kalau begitu, coba beri jawabannya!” Mereka membantah pertanyaan seperti itu namun tak seorang pun yang mampu memberikan jawaban.

Pada hari minggu, aku harus memberikan pidato dan pelajaranku di gereja. Aku berdiri di depan orang banyak untuk memberikan wejangan. Namun aku tidak sanggup melakukannya. Sementara para hadirin merasa aneh, karena aku berdiri di hadapan mereka tanpa mengucapkan sepatah katapun. Aku kembali masuk ke dalam gereja dan meminta kepada temanku agar ia menggantikan tempatku. Aku katakan bahwa aku sedang sakit. Padahal jiwaku hancur luluh.

Aku pulang ke rumah dalam keadaan bingung dan cemas. Lalu aku masuk dan duduk di sebuah ruangan kecil. Sambil menangis aku menengadahkan pandanganku ke langit seraya berdoa. Namun kepada siapa aku berdoa. Kemudian aku berdoa kepada Dzat yang aku yakini bahwa Dia adalah Allah Sang Maha Pencipta, “Ya Tuhanku… Wahai Dzat yang telah men-ciptakanku… sungguh telah tertutup semua pintu di hadapanku kecuali pintuMu… Janganlah Engkau halangi aku mengetahui kebenaran… manakah yang hak dan di manakah kebenaran? Ya Tuhanku… jangan Engkau biarkan aku dalam kebimbangan… tunjukkan kepadaku jalan yang hak dan bimbing aku ke jalan yang benar…” lantas akupun tertidur.

Di dalam tidur, aku melihat diriku sedang berada di sebuah ruangan yang sangat luas. Tidak ada seorang pun di dalamnya kecuali diriku. Tiba-tiba di tengah ruangan tersebut muncul seorang lelaki. Wajah orang itu tidak begitu jelas karena kilauan cahaya yang terpancar darinya dan dari sekelilingnya. Namun aku yakin bahwa cahaya tersebut muncul dari orang tersebut. Lelaki itu memberi isyarat kepadaku dan memanggil, “Wahai Ibrahim!” Aku menoleh ingin mengetahui siapa Ibrahim, namun aku tidak menjumpai siapa pun di ruangan itu. Lelaki itu berkata, “Kamu Ibrahim… kamulah yang bernama Ibrahim. Bukankah engkau yang memohon petunjuk kepada Allah?” Aku jawab, “Benar.” Ia berkata, “Lihat ke sebelah kananmu!” Maka akupun menoleh ke kanan dan ternyata di sana ada sekelompok orang yang sedang memanggul barang-barang mereka dengan mengenakan pakaian putih dan bersorban putih. Ikutilah mereka agar engkau mengetahui kebenaran!” Lanjut lelaki itu.

Kemudian aku terbangun dari tidurku. Aku merasakan sebuah kegembiraan menyelimutiku. Namun aku belum juga memperoleh ketenangan ketika muncul pertanyaan, di mana gerangan kelompok yang aku lihat di dalam mimipiku itu berada.

Aku bertekad untuk melanjutkannya dengan berkelana mencari sebuah kebenaran, sebagaimana ciri-ciri yang telah diisyaratkan dalam mimpiku. Aku yakin ini semua merupakan petunjuk dari Allah SWT. Kemudian aku minta cuti kerja dan mulai melakukan perjalanan panjang yang memaksaku untuk berkeliling di beberapa kota mencari dan bertanya di mana orang-orang yang memakai pakaian dan sorban putih berada. Telah panjang perjalanan dan pencarianku. Setiap aku menjumpai kaum muslimin, mereka hanya memakai celana panjang dan kopiah. Hingga akhirnya aku sampai di kota Johannesburg.

Di sana aku mendatangi kantor penerima tamu milik Lembaga Muslim Afrika. Di rumah itu aku bertanya kepada pegawai penerima tamu tentang jamaah tersebut. Namun ia mengira bahwa aku seorang peminta-minta dan memberikan sejumlah uang. Aku katakan, “Bukan ini yang aku minta. Bukankah kalian mempunyai tempat ibadah yang dekat dari sini? Tolong tunjukkan masjid yang terdekat.” Lalu aku mengikuti arahannya dan aku terkejut ketika melihat seorang lelaki berpakaian dan bersorban putih sedang berdiri di depan pintu.

Aku sangat girang, karena ciri-cirinya sama seperti yang aku lihat dalam mimpi. Dengan hati yang berbunga-bunga, aku mendekati orang tersebut. Sebelum aku mengatakan sepatah kata, ia terlebih dahulu berkata, “Selamat datang ya Ibrahim!” Aku terperanjat mendengarnya. Ia mengetahui namaku sebelum aku memperkenalkannya. Lantas ia melanjutkan ucapan-nya, “Aku melihatmu di dalam mimpi bahwa engkau sedang mencari-cari kami. Engkau hendak mencari kebenaran? Kebenaran ada pada agama yang diridhai Allah untuk hamba-Nya yaitu Islam.” Aku katakan, “Benar. Aku sedang mencari kebenaran yang telah ditunjukkan oleh lelaki bercahaya dalam mimpiku, agar aku mengikuti sekelompok orang yang berpakaian seperti busana yang engkau kenakan. Tahukah kamu siapa lelaki yang aku lihat dalam mimpiku itu?” Ia menjawab, “Dia adalah Nabi kami Muhammad, Nabi agama Islam yang benar, Rasulullah SAW.” Sulit bagiku untuk mempercayai apa yang terjadi pada diriku. Namun langsung saja aku peluk dia dan aku katakan kepadanya, “Benarkah lelaki itu Rasul dan Nabi kalian yang datang menunjukiku agama yang benar?” Ia berkata, “Benar.”

Ia lalu menyambut kedatanganku dan memberikan ucapan selamat karena Allah telah memberiku hidayah kebenaran. Kemudian datang waktu shalat zhuhur. Ia mempersilahkanku duduk di tempat paling belakang dalam masjid dan ia pergi untuk melaksanakan shalat bersama jamaah yang lain. Aku memperhatikan kaum muslimin banyak memakai pakaian seperti yang dipakainya. Aku melihat mereka rukuk dan sujud kepada Allah. Aku berkata dalam hati, “Demi Allah, inilah agama yang benar. Aku telah membaca dalam berbagai kitab bahwa para nabi dan rasul meletakkan dahinya di atas tanah sujud kepada Allah.” Setelah mereka shalat, jiwaku mulai merasa tenang dengan fenomena yang aku lihat. Aku berucap dalam hati, “Demi Allah sesungguhnya Allah SAW telah menunjukkan kepadaku agama yang benar.” Seorang muslim memanggilku agar aku mengumumkan keislamanku. Lalu aku mengucapkan dua kalimat syahadat dan aku menangis sejadi-jadinya karena gembira telah mendapat hidayah dari Allah SWT.

Kemudian aku tinggal bersamanya untuk mempelajari Islam dan aku pergi bersama mereka untuk melakukan safari dakwah dalam waktu beberapa lama. Mereka mengunjungi semua tempat, mengajak manusia kepada agama Islam. Aku sangat gembira ikut bersama mereka. Aku dapat belajar shalat, puasa, tahajjud, doa, kejujuran dan amanah dari mereka. Aku juga belajar dari mereka bahwa seorang muslim diperintahkan untuk menyampaikan agama Allah dan bagaimana menjadi seorang muslim yang mengajak kepada jalan Allah serta berdakwah dengan hikmah, sabar, tenang, rela berkorban dan berwajah ceria.

Setelah beberapa bulan kemudian, aku kembali ke kotaku. Ternyata keluarga dan teman-temanku sedang mencari-cariku. Namun ketika melihat aku kembali memakai pakaian Islami, mereka mengingkarinya dan Dewan Gereja meminta kepadaku agar diadakan sidang darurat. Pada pertemuan itu mereka mencelaku karena aku telah meninggalkan agama keluarga dan nenek moyang kami. Mereka berkata kepadaku, “Sungguh kamu telah tersesat dan tertipu dengan agama orang Arab.” Aku katakan, “Tidak ada seorang pun yang telah menipu dan menyesatkanku. Sesungguhnya Rasulullah Muhammad SAW datang kepadaku dalam mimpi untuk menunjukkan kebenaran dan agama yang benar yaitu agama Islam. Bukan agama orang Arab sebagaimana yang kalian katakan. Aku mengajak kalian kepada jalan yang benar dan memeluk Islam.” Mereka semua terdiam.

Kemudian mereka mencoba cara lain, yaitu membujukku dengan memberikan harta, kekuasaan dan pangkat. Mereka berkata, “Sesungguhnya Vatikan me-mintamu untuk tinggal bersama mereka selama enam bulan untuk menyerahkan uang panjar pembelian rumah dan mobil baru untukmu serta memberimu kenaikan gaji dan pangkat tertinggi di gereja.”

Semua tawaran tersebut aku tolak dan aku katakan kepada mereka, “Apakah kalian akan menyesatkanku setelah Allah memberiku hidayah? Demi Allah aku takkan pernah melakukannya walaupun kalian memenggal leherku.” Kemudian aku menasehati mereka dan kembali mengajak mereka ke agama Islam. Maka masuk Islamlah dua orang dari kalangan pendeta.

Alhamdulillah, Setelah melihat tekadku tersebut, mereka menarik semua derajat dan pangkatku. Aku merasa senang dengan itu semua, bahkan tadinya aku ingin agar penarikan itu segera dilakukan. Kemudian aku mengembalikan semua harta dan tugasku kepada mereka dan akupun pergi meninggalkan mereka,” Sily mengakhiri kisahnya.

Kisah masuk Islam Ibrahim Sily yang ia ceritakan sendiri kepadaku di kantorku, disaksikan oleh Abdul Khaliq sekretaris kantor Rabithah Afrika dan dua orang lainnya. Pendeta sily sekarang dipanggil dengan Da’i Ibrahim Sily berasal dari kabilah Kuza Afrika Selatan. Aku mengundang pendeta Ibrahim -maaf- Da’i Ibrahim Sily makan siang di rumahku dan aku laksanakan apa yang diwajibkan dalam agamaku yaitu memuliakannya, kemudian ia pun pamit. Setelah pertemuan itu aku pergi ke Makkah al-Mukarramah untuk melaksanakan suatu tugas. Waktu itu kami sudah mendekati persiapan seminar Ilmu Syar’i I yang akan diadakan di kota Cape Town. Lalu aku kembali ke Afrika Selatan tepatnya ke kota Cape Town.

Ketika aku berada di kantor yang telah disiapkan untuk kami di Ma’had Arqam, Dai Ibrahim Sily mendatangiku. Aku langsung mengenalnya dan aku ucapkan salam untuknya dan bertanya, “Apa yang kamu lakukan disini wahai Ibrahim.?” Ia menjawab, “Aku sedang mengunjungi tempat-tempat di Afrika Selatan untuk berdakwah kepada Allah. Aku ingin mengeluarkan masyarakat negeriku dari api neraka, mengeluarkan mereka dari jalan yang gelap ke jalan yang terang dengan memasukkan mereka ke dalam agama Islam.”

Setelah Ibrahim selesai mengisahkan kepada kami bahwa perhatiannya sekarang hanya tertumpah untuk dakwah kepada agama Allah, ia meninggalkan kami menuju suatu daerah… medan dakwah yang penuh dengan pengorbanan di jalan Allah. Aku perhatikan wajahnya berubah dan pakaiannya bersinar. Aku heran ia tidak meminta bantuan dan tidak menjulurkan tangannya meminta sumbangan. Aku merasakan ada yang mengalir di pipiku yang membangkitkan perasaan aneh. Perasaan ini seakan-akan berbicara kepadaku, “Kalian manusia yang mempermainkan dakwah, ti-dakkah kalian perhatikan para mujahid di jalan Allah!”

Benar wahai sudaraku. Kami telah tertinggal… kami berjalan lamban… kami telah tertipu dengan kehidupan dunia, sementara orang-orang yang seperti Da’i Ibrahim Sily, Da’i berbangsa Spanyol Ahmad Sa’id berkorban, berjihad dan bertempur demi menyampaikan agama ini. Ya Rabb rahmatilah kami.

(SUMBER: SERIAL KISAH TELADAN karya Muhammad Shalih al-Qaththani, seperti yang dinukilnya dari tulisan Dr. Abdul Aziz Ahmad Sarhan, Dekan fakultas Tarbiyah di Makkah al-Mukarramah, dengan sedikit perubahan. PENERBIT DARUL HAQ, TELP.021-4701616)

dari sini

About these ads

About senyumislam

senyum

Posted on September 18, 2012, in Kisah Islami, Mualaf. Bookmark the permalink. 38 Komentar.

  1. subhanallah…subhanallah…subhanallah….
    MAHA SUCI ALLAH DENGAN SEGALA FIRMANNYA !!!

  2. …………………..subhanallah…subhanallah…subhanallah….
    MAHA SUCI ALLAH DENGAN SEGALA FIRMANNYA !!!

  3. ….subhanallah….
    MAHA SUCI ALLAH DENGAN SEGALA FIRMANNYA !!!

  4. ….subhanallah….
    MAHA BENAR ALLAH DENGAN SEGALA FIRMANNYA !!!

  5. …MAHA BENAR ALLAH DENGAN SEGALA FIRMANNYA !!!

  6. Semoga dapat menjadi pelajaran bagi kita semua, yang belum kembali ke islam maupun yang sudah ber-islam tapi belum melaksanakan perintah dan lararangannya. Sangat menarik pertanyaan seorang pedagang di Afrika kepada pak Pendeta yang menyebabkan dia mendqapat hidayah sbb :. Si penjual muslim itu bertanya kepadaku, “Bukankah anda seorang pendeta?” Aku jawab, “Benar.” Lantas ia bertanya kepadaku, “Siapa Tuhanmu?” Aku katakan, “Al-Masih.” Ia kembali berkata, “Aku menantangmu, coba datangkan satu ayat di dalam Injil yang menyebutkan bahwa al-Masih AS berkata, ‘Aku adalah Allah atau aku anak Allah. Maka sembahlah aku’.”

  7. Ya Allah, aku pernah berada di jalan Mu. Aku telah pernah merasakan nikmatnya berada dalam dakwa. Tetapi sekarang, mengapa sangat berat untuk memulai kembali (kembali berjihad) setelah sekian lama hamba terlena. Ya Allah pakailah hamba Mu ini kembali. Ambilah nyawa hamba pada saat hamba sedang dalam berdakwa. Amin….

  8. Semoga jadi pelajaran untuk umat islam KTP

  9. “Aku menantangmu, coba datangkan satu ayat di dalam Injil yang menyebutkan bahwa al-Masih AS berkata, ‘Aku adalah Allah atau aku anak Allah. Maka sembahlah aku’.”

    Bung homramusa, Yesus tidak akan pernah memberikan jawaban untuk pertanyaan diatas, Kerena yang menyebut Yesus itu Tuhan adalah Tuhan Allah Sendiri ni Ayatnya.

    Lukas 2:
    10 Lalu kata malaikat itu kepada mereka: “Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa:
    11 Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, TUHAN, di kota Daud.

    LUKAS 3:
    21 Ketika seluruh orang banyak itu telah dibaptis dan ketika Yesus juga dibaptis dan sedang berdoa, terbukalah langit
    22 dan turunlah Roh Kudus dalam rupa burung merpati ke atas-Nya. Dan terdengarlah suara dari langit: “Engkaulah ANAK-KU yang Kukasihi, kepada-Mulah Aku berkenan.”

    Jadi Pendeta Diatas Benar Pendeta Aneh, atau pembuat kisah / ceritanya MANUSIA yang aneh.

    • Ini yang betul (sebelum diedit)
      Lukas 2:
      10 Lalu kata malaikat itu kepada mereka: “Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa:
      11 Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, TUAN, di kota Daud.

      LUKAS 3:
      21 Ketika seluruh orang banyak itu telah dibaptis dan ketika Yesus juga dibaptis dan sedang berdoa, terbukalah langit
      22 dan turunlah Roh Kudus dalam rupa burung merpati ke atas-Nya. Dan terdengarlah suara dari langit: “Engkaulah ANAK-KU yang Kukasihi, kepada-Mulah Aku berkenan.”

      Ada ribuan bahkan jutaan anak-anak Allah:
      Saul juga Almasih
      Isamuel 10:1 Lalu Samuel mengambil buli-buli berisi minyak, dituangnyalah ke atas kepala Saul, diciumnyalah dia sambil berkata: “Bukankah TUHAN telah mengurapi engkau menjadi raja atas umat-Nya Israel? Engkau akan memegang tampuk pemerintahan atas umat TUHAN, dan engkau akan menyelamatkannya dari tangan musuh-musuh di sekitarnya. Inilah tandanya bagimu, bahwa TUHAN telah mengurapi engkau menjadi raja atas milik-Nya sendiri:

      Harun Juga Almasih
      Imamat 8:12 Kemudian dituangkannya sedikit dari minyak urapan itu ke atas kepala Harun dan diurapinyalah dia untuk menguduskannya.

      Elisa juga Almasih
      19:16 Juga Yehu, cucu Nimsi, haruslah kauurapi menjadi raja atas Israel, dan Elisa bin Safat, dari Abel-Mehola, harus kauurapi menjadi nabi menggantikan engkau.
      Daud juga Almasih
      II Samuel 5:3 Maka datanglah semua tua-tua Israel menghadap raja di Hebron, lalu raja Daud mengadakan perjanjian dengan mereka di Hebron di hadapan TUHAN; kemudian mereka mengurapi Daud menjadi raja atas Israel.

      Solomo juga Almasih
      I Raja2 1:39 Imam Zadok telah membawa tabung tanduk berisi minyak dari dalam kemah, lalu diurapinya Salomo. Kemudian sangkakala ditiup, dan seluruh rakyat berseru: “Hidup raja Salomo!”

      Koresi juga Almasih
      Yesaya 45:1. Beginilah firman TUHAN: “Inilah firman-Ku kepada orang yang Kuurapi, kepada Koresh yang tangan kanannya Kupegang supaya Aku menundukkan bangsa-bangsa di depannya dan melucuti raja-raja, supaya Aku membuka pintu-pintu di depannya dan supaya pintu-pintu gerbang tidak tinggal tertutup:
      Ayat ini adalah nubuat dari Nabi Yesaya akan datangnya seorang Koresi sebagai Nabi akhir zaman (penutup Nabi2)
      AYAT INI DIALAMATKAN KEPADA RAJA SYRUS YANG PAGAN, UNTUK MEMENUHI KERINDUAN AKAN DATANGNYA PENYELAMAT, WALAUPAN PADA KENYATAANYA AYAT TERSEBUT ADALAH NUBUAT DARI NABIYESAYA AKAN DATANGNYA SEORANG KORESY (QURAISY) SEBAGAI NABI AKHIR, YAITU MUHAMMAD SAW.
      AMATLAH MIUSTAHIL JIKA TUHAN MENYAYANGI SEORANG KAFIR UNTUK DIURAPI. APALAGI TERNYATA BAHWA BELUM LAMA BANGSA YAHUDI DIPIMPIN OLEH AL MASIH (edit oleh admin), SITUASI KEAMANAN DAN POLITIK BERUBAH KEMBALI DENGAN DATANGNYA SERBUAN PASUKAN ROMAWI

      • AMBILAH 5 KITAB INJIL KE 5 GEREJA MASING2 DI BELANDA, DI AFRIKA, DI RUSIA, DI INDONESIA DAN AMERIKA, LIMA KITAB INJIL INI KUMPULKAN DAN LIHAT ISINYA DENGAN SEJELAS JELAS NYA BEDAKAN SATU SAMA LAIN ………di jamin mata anda akan sembuh dan tidak akan buta lagi………………………..

  10. Bagaimana kita mengetahui sebuah kitab yang dinyatakan berasal dari Tuhan adalah benar-benar Kitab Tuhan? Salah satu tes, dari sekian banyak tes adalah bahwa sebuah pesan yang berasal dari Yang Maha Mengetahui haruslah konsisten. Harus bebas dari ketidaksesuaian dan pertentangan. Hal ini tepat sekali dengan yang dikatakan “Perjanjian Terakhir”, Al-Qur’an mengatakan:“Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al-Qur’an? Kalau kiranya Al-Qur’an itu bukan dari sisi Allah, tentulah mereka mendapat pertentangan yang banyak di dalamnya.” (QS. An Nisaa: 82)TUHAN atau SETAN?Jika Tuhan Yang Maha Kuasa menghendaki kita membuktikan keaslian Kitab-Nya (kitab suci Al-Qur’an) dengan batu ujian ini, mengapa kita tidak menerapkan hal yang sama untuk kitab lainnya yang dinyatakan berasal dari-Nya? Kita tidak ingin memperdayakan siapapun dengan kata-kata seperti yang dilakukan umat Kristen. Berdasarkan referensi yang diberikan para sarjana Kristen, telah disepakati bahwa Injil bukanlah Firman Tuhan, dan juga memberi keyakinan bahwa mereka pada kenyataannya meyakinkan kita hal yang sebaliknya.Sebuah contoh klasik dari penyakit ini adalah pada bukti yang baru saja terjadi. Muktamar Gereja Anglikan dilangsungkan di Grahamstown. Pendeta Bill Burnett, Uskup Agung sedang berkhutbah kepada kelompoknya. Ia membuat bingung komunitasnya, sekelompok pendeta dan uskup Inggris terpelajar, dalam bahasa mereka sendiri, bahasa Inggris, sehingga Mr. McMillan, mungkin juga seorang Anglikan, Editor harian Inggris “The Natal Mercury”, tanggal 11 Desember 1979, mengatakan bahwa kebingungungan uskup Agung telah muncul di antara kelompok pendeta terpelajar:“Perkataan Uskup Agung Burnett pada muktamar hampir tidak menjadi sebuah model kejelasan, serta dengan luas dan dramatis disalah artikan oleh kebanyakan yang hadir.”Tak ada satu pun yang salah dengan Inggris sebagai suatu bahasa, tetapi kita tahu bahwa penganut Kristen dilatih dalam pemikiran yang campur aduk dalam semua permasalahan keagamaan. “Roti” dalam jamuan sucinya bukanlah “roti” tetapi “daging?”, “Anggur” adalah “darah?”, “Tiga” adalah “satu?” dan “manusia” adalah “Tuhan?”. Tetapi janganlah membuat sebuah kesalahan. Tidaklah semudah ketika datang menghadapi kerajaan bumi, dimana dialah yang kemudian paling tepat. Anda harus sangat berhati-hati ketika melakukan kerjasama dengannya! Ia dapat membuat anda berkhianat tanpa anda menyadarinya.Contoh-contoh yang saya berikan untuk memperkuat point yang dicetuskan tentang pertentangan di dalam yang dinamakan kitab Tuhan, dengan sangat mudah ditemukan – bahkan untuk difahami dan dimengerti oleh anak kecil.II SAMUEL 24: 1Bangkitlah pula murka Tuhan terhadap orang Israel; Ia menghasut Daud melawan mereka, firman-Nya, “Pergilah, hitunglah orang Israel dan orang Yehud.”Sementara penuli Samuel 24 di atas membuat Tuhan sebagai pemimpin situasi tersebut, penulis Tawarikh (lihat berikut ini) memberikan penghargaan kepada setan:1 TAWARIKH 21: 1Iblis bangkit melawan orang Israel dan membujuk Daud untuk menghitung orang Israel.Terlepas dari menampakkan kesetiaan terhadap Tuhan seperti dicatat di tempat lain, Setan juga melakukan tugasnya. Dikotomi dalam bagian penulis Tawarikh ini mengingatkan kepada sebuah cerita tentang seorang wanita tua yang menyalakan sebuah lilin untuk St. Michael dan yang lainnya untuk setan, sehingga kemanapun ia pergi (ke sorga atau neraka), ia akan mempunyai teman. Orang Tawarikh ini, meyakinkan bahwa ia mempunyai seorang teman pada pengadilan di atas, juga seorang teman pada pengadilan di bawah. Ia ingin memiliki kedua jalan tersebut, atau menginginkan memiliki kuenya dan juga memakannya.Perhatikan bahwa penulis kitab “Tawarikh” dan “Samuel” mengatakan kepada kita cerita yang sama tentang Daud yang sedang melakukan sensus terhadap orang Yahudi. Dimana Daud mendapatkan “inspirasi” untuk melakukan perbuatan baru ini? Penulis 2 Samuel 24: 1 mengatakan “Tuhan” yang menggerakkan (RSV [1]: “menghasut”) Daud, tetapi penulis 1 Tawarikh 21: 1 mengatakan “Setan” yang membujuk (RSV: “menghasut”) Daud untuk melakukan perbuatan pengecut seperti itu! Bagaimana mungkin Tuhan Yang Maha Kuasa menjadi sumber “inspirasi yang bertentangan ini”? Apakah Tuhan atau Setan? Dalam agama manakah Tuhan sinonim dengan setan? Saya tidak berbicara tentang “setanisme”, sebuah jamur yang saat ini tumbuh dalam dunia Kristen, dimana seorang bekas Kristen menyembah setan. Dunia Kristen, menyuburkan timbulnya isme-isme: Atheisme, Komunisme, Fasisme, Totalitarianisme, Nazisme, Mormonisme, Christian Scientisme dan sekarang setanisme. Apalagi yang akan dilahirkan oleh dunia Kristen?“Kitab suci Injil” sendiri memberi semua jenis interpretasi yang bertentangan. Inilah kebanggaan Krirten! “Beberapa menyatakan dan ternyata benar, bahwa bagian-bagian Injil secara kontinyu telah disalahgunakan dan diselewengkan untu membuktikan hampir setiap kejahatan yang dikenal manusia.” (dari: The Plain Truth, sebuah jurnal Kristen yang berpusat di Amerika dalam judul “The Bible – world’s Most Controversial Book”, Juli 1975)Bukti lebih lanjut akan dikemukakan dari “Samuel” dan “Tawarikh”. Menurut pendapat saya, sebaiknya tentukan dahulu penulisnya daripada menganggap hal yang tak pantas dari kitab-kitab tersebut berasal dari Tuhan. Perevisi RSV mengatakan:(a) Samuel: Penulis “Tidak diketahui” (Hanya satu kata saja dalam bahasa Inggris, unknown)(b) Tawarikh: Penulis “Tidak diketahui, mungkin dikumpulkan dan diedit oleh Ezra.”Kita harus memuji kerendahan hati sarjana Injil ini, tetapi “kemungkinan”, “kebolehjadian” dan “sepertinya” selalu ditafsirkan sebagai kenyataan oleh mereka. Mengapa Ezra atau Yesaya dijadikan sebagai korban untuk penulis yang tak diketahui ini?Apa yang Difirmankan Tuhan: 3 TAHUN KELAPARAN atau 7 TAHUN KELAPARAN?II SAMUEL 24: 13“Kemudian datanglah Gad kepada Daud, memberitahukan kepadanya dengan berkata kepadanya, ‘Akan datangkah menimpa engkau tujuh tahun kelaparan di negerimu? Atau maukah engkau melarikan diri tiga bulan lamanya dari hadapan lawanmu, sedang mereka itu mengejar engkau?’”1 TAWARIKH 21: 11-12“Kemudian datanglah Gad kepada Daud, lalu berkatalah ia kepadanya, “Beginilah Firman Tuhan: Haruslah engkau memilih. Tiga tahun kelaparanatau tiga bulan lamanya melarikan diri dari hadapan lawanmu, sedang pedang musuhmu menyusul engkau.”Jika Tuhan adalah penulis setiap kata, koma dan titik dalam Injil, seperti yang dinyatakan umat Kristen, maka berarti Tuhan jugalah pembuat semua perbedaan yang disebutkan di atas!TIGA atau TUJUH?Perhatikan salinan 2 Samuel 24: 13 dan 1 Tawarikh 21: 11-12 di atas. Bandingkan kedua kutipan di atas. 2 Samuel 24: 13 mengatakan “Kemudian datanglah Gad kepada Daud, Memberitahukan kepadanya,dengan berkata kepadanya ….” kata-kata ini adalah pengulangan kata untuk kata dalam 1 Tawarikh 21: 11-12, kecuali kalimat “Memberitahukan kepadanya” yang terdapat dua kali dihilangkan!Tetapi ketika memangkas frase yang tak berguna tersebut, penulis juga memangkas faktor waktu dari “Tujuh” tahun menjadi “Tiga” tahun. Apa yang dikatakan Tuhan kepada Gad – Tiga atau Tujuh tahun wabah?DELAPAN atau DELAPAN BELAS?Lihat dan bandingkan salinan 2 Tawarikh 36: 9 dan 2 Raja-raja 24: 8. 2 Tawarikh 36: 9 mengatakan Yoyakhin berumur “delapan” tahun ketika mulai memerintah, sementara 2 Raja-raja 24: 8 mengatakan ia berumur “delapan belas” tahun ketika mulai memerintah. Penulis Raja-raja yang “tidak diketahui” mestinya memiliki alasan, yaitu “kejahatan” apa yang mungkin dilakukan oleh seorang anak berusia delapan tahun agar pantas turun tahta. Oleh karenanya, dengan murah hati ia menambahkan 10 tahun agar membuat Yoyakhin cukup dewasa untuk bertanggung jawab atas kemurkaan Tuhan. Meski demikian, ia hendak menetralkan kerusakannya, sehingga ia memotong sedikit pemerintahannya sebesar 10 hari! Menambahkan 10 tahun untuk usia dan mengurangi 10 hari dari masa pemerintahan? Mungkinkah Tuhan Yang Maha Kuasa mengatakan dua hal yang sangat berbeda untuk permasalahan yang sama?Berapa Usia Yoyakhin? 8 Atau 18?Antara delapan dan delapan belas tahun, terdapat sebuah rentang atau perbedaan penuh selama 10 tahun. Dapatkah kita mengatakan (Semoga Tuhan mengampuni!) bahwa Yang Maha Mengetahui dan Maha Kuasa tidak dapat menghitung sehingga tidak mengetahui perbedaan antara 8 dan 18? Jika kita percaya terhadap Injil sebagai Firman Tuhan, maka akan terbentur dengan sifat Tuhan dan status Tuhan Yang Maha Kuasa.2 TAWARIKH 36: 9Yoyakhin berumur delapan tahun pada waktu ia menjadi raja dan tiga bulan sepuluh hari lamanya ia memerintah di Yerusalem. Ia melakukan apa yang jahat di mata Tuhan.2 RAJA-RAJA 24: 8Yoyakhin berumur delapan belas tahun pada waktu ia menjadi raja dan tiga bulan lamanya ia memerintah di Yerusalem. Nama ibunya ialah Nehusta binti Elnathan, dari Yerusalem.KAVALERI atau INFANTERIBandingkan 2 Samuel 10: 18 dengan 1 Tawarikh 19: 18. Berapa banyak penunggang kereta pertempuran yang dibunuh Daud? Tujuh ratus atau tujuh ribu? Dan lebih jauh lagi, apakah ia membunuh 40.000 “Penunggang Kuda” atau 40.000 “Pejalan Kaki”? Adanya pertentangan antara kedua ayat di atas bukan hanya membuat Tuhan tidak dapat melihat perbedaan antara ratusan dan ribuan, tetapi juga Tuhan tak dapat membedakan “Kavaleri” dan “Infanteri”! Jelaslah bahwa penyamaran yang memalulan dalam kamus Kristen disebut dengan “inspirasi”!Pekerjaan Rumah PraktisSulaiman dengan kemuliaannya mulai membangun kerajaannya selama tiga belas tahun. Kita mengetahui hal ini dari kitab 1 Raja-raja pasal 7. Ingatlah bualan Dr. Parker (halaman 364) tentang “keseluruhan halaman dibicarakan dengan nama-nama yang tak jelas”? Untuk hubungan kata belaka, anda tidak dapat mempertentangkan pasal 37 ini dan Yehezkiel pasal 45. Bacalah, paling tidak sekali saja dalam hidup anda. Setelah itu, anda akan benar-benar menghargar kitab suci Al-Qur’an! Salinan pada halaman 377 dan 378 [2], yang akan anda baca untuk kesenangan yang membosankan. Ambillah Injil anda sendiri dan tandailah dengan warna untuk memudahkan dijadikan sebagai referensi. Berdasarkan buklet ini anda dapat mewarnai Injil anda untuk bermacam-macam referensi: “Kuning” untuk semua kontradiksi; “Merah” untuk bagian-bagian yang porno, dan “Hijau” untuk kutipan yang layak dan dapat diterima seperti yang telah saya singgung di awal uraian ini – yaitu, kata-kata yang tanpa usaha dapat anda kenali sebagai milik Tuhan atau utusan-Nya. Dengan persiapan ini raja, anda akan siap membantah dan membingungkan setiap misionaris atau Sarjana Injil yang mendatangi jalan anda! Jika kita berkeringat lebih banyak pada saat damai, kita akan mengeluarkan lebih sedikit darah pada saat pertempuran.” (Chiang Kai-Shek)0Seberapa Higenis?Sekarang perhatikan bahwa penulis 1 Raja-raja 7: 26 menghitung 2.000 kamar mandi di dalam kediaman Sulaiman, tetapi penulis 2 Tawarikh 4: 5 menambahkan sebesar 50 % menjadi 3.000! Sebuah kesalahan yang berlebihan di dalam “Kitab Tuhan”! Meski jika Tuhan Yang Maha Kuasa tidak mempunyai hal lain yang harus dilakukan, akankah Ia “memberi inspirasi” pertentangan remeh yang tidak ada artinya bagi orang-orang Yahudi? Apakah Injil Kitab Tuhan? Apakah Injil Firman Tuhan?700 Atau 7.000?Para pencinta Injil perlu mengetahui bahwa seluruh nol (baik yang ditambahkan ke 700 atau dikurangi dari 7.000) adalah benar-benar angka nol (0), sehingga pernyataan matematis Injil ini membuat bingung dan bahkan kacau.2 SAMUEL 10: 18Tetapi orang Aram itu lari dari hadapan orang Israel, dan Daud membunuh dari orang Aram itu 700 ekor kuda kereta dan 40.000 orang pasukan berkuda, Sobakh, panglima tentara mereka, dilukainya sedemikian, hingga ia mati di sana.1 TAWARIKH 19: 18Tetapi orang Aram itu lari dari hadapan orang Israel, dan Daud membunuh dari orang Aram itu 7.000 ekor kud kereta dan 40.000 orang pasukan berjalan kaki; juga sofakh, panglima tentara, dibunuhnya.Tuhan Bingung Antara “Kavaleri dan Infanteri”?Semua kenyataan ini lebih serius daripada “para penulis Injil yang diberi inspirasi” yang tidak mengetahui perbedaan antara “pasukan berjalan kaki” dengan “pasukan berkuda”, karena Tuhan sendiri sebagai sumber “inspirasi” yang tidak mengetahui perbedaan antara kavaleri dan infanteri dimaafkan. Atau mungkin orang Aram yang lari sebelum orang Israel adalah binatang (yaitu sebuah makhluk dengan badan dan kaki berbentuk kuda dan batang tubuh, kepala dan lengan berbentuk manusia). Mungkinkah “makhluk” ini tiba-tiba terlepas dari mitologi klasik Yunani dan mengagumkan semua penulis yang mudah tertipu?Perbedaan Antara 2000 dan 3000 Hanya Dibesar-besarkan 50 %!1 RAJA-RAJA 7: 26Tebal “laut” itu setapak tangan dan tepinya serupa tepi piala, seperti bunga bakung yang berkembang. “Laut” itu dapat memuat 2000 bat air.2 TAWARIKH 4: 5Tebal “laut” itu setapak tangan dan tepinya serupa tepi piala, seperti bunga bakung yang berkembang. “Laut” itu dapat memuat 3000 bat air.Apakah lucu atau tidak, ketidakmampuan penulis yang telah “diberi inspirasi” untuk membedakan antara 2000 dan 3000 tak dapat dimaafkan. Hal ini adalah pertentangan yang jelas. “Dan tidak ada keajaiban yang membuktikan bahwa dua dan dua menjadi lima, atau sebuah lingkaran mempunyai empat sudut; dan bagaimanapun juga, tidak ada keajaiban yang dapat menghilangkan sebuah kontradiksi yang berada pada permukaan ajaran dan catatan Kristen.” -(Albert Schweizer), dari bukunya: In Search of the Historical Jesus. Halaman 22.Perbedaan Antara 4 Ribu dan 40 ribu2 TAWARIKH 9: 25Sulaiman mempunyai juga 4.000 kandang untuk kuda-kudanya dan kereta-keretanya dan 12.000 orang berkuda, yang ditempatkan dalam kota-kota kereta dan dekat raja di Yerusalem.HANYA 36.000!1 RAJA-RAJA 4: 26Lagipula Sulaiman mempunyai kuda 40.000 kandang untuk kereta-keretanya dan 12.000 orang berkuda.Orang-orang Yahudi Tidak Menggunakan “0″ (Nol) Dalam Perjanjian Lama.Tumpukan KontradiksiSebelum menyimpulkan serangkaian kontra diksi, ijinkan saya memberi anda sebuah contoh lagi. Terdapat ratusan lainnya di dalam Injil. Lihat halaman 379 tentang Sulaiman. Ia benar-benar melakukan sesuatu yang besar. Sebagai perbandingan, mantan Sah Iran adalah seorang pengasuh anak-anak! Penulis 2 Tawarikh 9: 25 memberi Sulaiman kandang kuda yang jumlahnya 1000 lebih banyak daripada jumlah kamar mandi yang dimilikinya. “Dan Sulaiman mempunyai empat ribu kandang kuda ….”Tetapi penulis 1 Raja-raja 4: 26 benar-benar mempunyai pola pikir seorang raja tentang pelindung kerajaannya. Ia melipatgandakan kandang kuda Sulaiman sebesar 1000% – dari 4.000 menjadi 40.000 kandang kuda! Sebelum beberapa penginjil yang pandai berbicara menipu dengan mengatakan perbedaannya hanya pada sebuah nol, -”0″; dimana beberapa ahli penulis atau penyalin dengan kurang hati-hati menambahkan sebuah nol ke angka 4.000 sehingga menjadi 40.000, ijinkan saya mengatakan pada anda bahwa orang-orang Yahudi pada masa Sulaiman tidak mengenal sama sekali angka nol -”0″! Bangsa Arablah yang memperkenalkan angka nol kd Timur Tengah dan Eropa beberapa abad kemudian. Orang-orang Yahudi menyatakan pada literaturnya dalam bentuk kata-kata dan tidak menulisnya dalam bentuk angka. Pertanyaan kita adalah – Siapa sesungguhnya penulis perbedaan sebesar 36.000 yang mengejutkan ini? Apakah Tuhan atau manusia? Anda dapat menemukan referensi ini dan banyak lagi fakta-fakta lainnya dalam sebuah buku yang sangat komprehensif “The Bible – Word of God or Word of Man?” oleh A.S.K. Joommal.Catatan kaki:[1] RSV (Revised Standar Version), versi Injil terbaru, sedang kembali -menurut mereka- kepada naskah-naskah paling kuno.

  11. Semua pengikut Yesus pasti mengakui bahwa mereka beragama Kristen. Tetapi apakah ada di antara mereka bisa memberikan bukti atau menunjukkan ayat-ayat yang tertulis di dalam AlKitab bahwa Yesus beragama Kristen? Pertanyaan seperti itu tampak sepele atau main-main, padahal kami benar-benar serius dan akan menepati janji bila ada diantara umat kristiani atau dari agama manapun yang bisa memberikan bukti berupa ayat-ayatnya yang tertulis dalam AlKitab tentang pengakuan Yesus bahwa dia beragam Kristen. Banyak umat Kristiani tidak mengetahui bahwa sesungguhnya Yesus bukan beragama Kristen dan yang menamakan agama itu “Kristen” bukan Yesus, tapi Barnabas dan Paulus(Saulus) di Anthiokia.Perhatikan ayat-ayat AlKitab dibawah ini:

    “Setelah Barnabas datang dan melihat kasih karunia Allah, Bersukacitalah ia. Ia menasehati mereka, supaya mereka semua tetap setia kepada Tuhan, karena Barnabas adalah orang baik, penuh dengan Roh Kudus dan iman. Sejumlah orang dibawa kepada Tuhan. Lalu pergilah Barnabas ke Tarsus untuk mencari Saulus; dan setelah bertemu dengan dia, ia membawanya ke Antiokhia. Mereka tinggal bersama-sama dengan jemaat dengan Jemaat itu satu tahun lamanya, sambil mengajar banyak orang. Di Anthiokialah murid-murid itu untuk pertama kalinya disebut Kristen.” (Kis 11:23-26)

    Ayat diatas membuktikan bahwa yang menamakan agama itu “Kristen” bukan Yesus, tetapi Barnabas dan Paulus.Seumurhidupnya Yesus tidak pernah tahu kalau agama yang dibawanya dinamai Kristen, sebab nama “Kristen” itu baru muncul jauh setelah Yesus mati. Timbul pertanyaan; kalau begitu kapan Yesus mati dan kapan agama yang dibawanya dinamai Kristen? Menurut data yang kami baca dalam beberapa buku yang ditulis oleh kalangan Kristen sendiri, diantara-nya dalam buku “Religions on File” Yesus lahir sekitar tahun 4 SM (Sebelum Masehi) dan wafat sekitar tahun 29 M (Masehi). Sementara Paulus dan Barnabas memberi nama “Kristen” terhadap agama yang mereka bentuk, yaitu sekitar tahun 42 M. Ini berarti sekitar 13 tahun (42-49=13) setelah Yesus mati, baru muncul agama Kristen bentukan Barnabas dan Paulus. Didalam kitab suci agama Islam yaitu Al-Qur’an, tidak dijumpai satu pun kata “Kristen”, yang ada kata “Nashara” karena Yesus berasal dari kota Nazareth. Dan pengikut ajaran Yesus disebut “Nashrani” bukan Kristen. Bahkan didalam AlKitab itu sendiri, kata “Kristen” hanya disebutkan paling banyak 6 (enam) kali, yaitu pada Kis 11:26, Kis 26:28, Rm 16:7, 1 Kor 9:5, 2 Kor 12:2 dan 1 Ptr 4:16).Jika Yesus ternyata bukan beragama Kristen, lalu apa nama agama Yesus yang sebenarnya? Siapa saja yang bisa menunjukkan bukti atau menunjukkan ayat-ayat yang benar-benar tertulis di dalam AlKitab (Bible), Pengakuan Yesus bahwa dia beragama Kristen.

    • Tuhan Yesus memang datang .ke dunia unuk membentuk satu agama melainkan hanya dengan satu maksud menyelamatkan manusia dari dosa dan membawa manusia kembali .ke surga untuk hidup bersma Nya di surga. ke Kristenan adalah nma yang diberikan oleh manusia khuusnya org Makedonia pada setiap orang yang peraya pada Tan YESUS Ingat Tuhan yang empunya langit,buni dan isinya jadi bagaimana mungkin dia membuat agama dan berdaulat pada yang lebih tinggi ? ANEH!!!!!!!!!

  12. Jadi wajar kalau mantan pendeta tsb keluar dari agama sebelumnya karena ada kitab mereka banyak sekali kontradiksi ada ajarannya yg pasti membingungkan pembacanya. Terutama bagi orang2 yang berakal & mau berpikir. .tp mereka telah ditutup Mata hatinya. Bermata tapi tak melihat, bertelinga tapi tak memdengar, puny hati tapi tak mampu merasakan sebuah kebenaran hakiki…

  13. Bismillahirrahmanirrachiiim,
    Bung Anak Jahil, alhamdulillah anda telah menjadi pemeluk agama kristen yang baik, semoga Tuhan yang Maha Pengasih, Maha Pengampun, dan Maha Esa berkenan menurunkan hidayahnya kepada anda sehingga anda diampuni dosanya sebelum anda wafat, dari perkara yang berat yaitu menyekutukan Tuhan dengan mahluk ciptaan-Nya (Nabi Isa AS/Yesus).

    Sedangkan Nabi Isa AS sendiri mengatakan : “Dengarlah hai orang Israel Tuhan itu Allah kita, Tuhan itu Esa” (Kitab Ulangan Pasal 6 ayat 4). Kemudian dalam Kitab Yesaya Pasal 45 ayat 5-6 : Akulah Tuhan dan tidak ada yang lain, supaya orang tahu dari terbitnya matahari sampai terbenamnya, bahwa tidak ada yang lain di luar aku. Akulah Tuhan dan tidak ada yang lain.

    Pertanyaan untuk Bung Anak Jahil :
    Menurut anda bagaimana bung, ………. mana yang benar berasal dari perkataan Nabi Isa AS/Yesus? Yang dari Kitab Ulangan dan Kitab Yesaya, ataukah yang dari Injil Lukas.

    Oh ya Bung, ……… sebetulnya yang aneh itu pemimpin agama Kristen baik Katholik maupun Protestan yang kembali ke ajaran Islam, ataukah mereka yang bertahan memeluk agama Kristen. Sebab akhir-akhir ini semakin banyak saja para ahli agama kristen seperti Pastur, Pendeta, Missionaris, Evangerlis, Biarawan dan Biarawati yang masuk Islam. (Baca Buku Kisah Para Pastru & Pendeta Yang Masuk Islam, karya Syaikh Al-Husaini Al-Muiddi; atau Buku : Mengapa Saya Masuk Islam? Pengalaman Rohani 100 Orang Muallaf, karya Drs. Dyayadi, MT; atau Buku : Akhirnya Mereka Memilih Islam, Kesaksian Para Muallaf, karya Khalid Abu Shalih; Atau Buku : Islam Meruntuhkan Iman Sang Pendeta, Kisah Kehidupan Sang Pendeta dari Protestan ke Islam, karya Dr. Muhammad Yahya Waloni). Kemudian ada satu buku lagi Bung, ……. yang ditulis oleh Ilmuwan Perancis yang dulunya juga orang Kristen, tetapi setelah membaca ayat al-Qur’an yang tak terbantahkan kesesuaiannya dengan Ilmu Pengetahuan maka beliau yaitu Prof. Dr. Maurice Bucaile akhirnya memeluk Islam. Bukunya adalah : BIBLE, QUR’AN dan Sains Modern.Kalau anda ingin membaca buku yang saya sebutkan terakhir, sudah tersedia berupa e-book free download, silahkan klik : http://media.isnet.org/islam/Bucaille/BQS/

    Subhanallah, walhamdulillah, wala ilahailallah, allahu akbar.

  14. Yesus menyembah ALLAH Kristen menyembah Yesus, Yesus mengharamkan Babi Kristen menghalalkan Babi, babi diharamkan bibel gereja dan natal gak ada di bibel. dosa waris ditolak bibel, ketuhanan yesus pun ditolak bibel,bahkan yesus pun gak pernah tau kata kristen.(hamzah: maaf sedikit diedit)

    umat kristen hanya berpegang pada ajaran Paulus, . . .
    Yang benanar benar memuliakan Yesus dan mengikut ajaran Yesus(Nabi Isa Alaihi Salam) adalah Umat Islam.

  15. Subhanallah…. beruntung sekali beliau… semoga keimanan kita sebagai umat muslim bertambah kuat setelah membaca cerita ini… dan kita dapat mengambil pelajaran. :)

  16. Subhanallah……semoga kelak Allah menempatkan mu bersama para nabi Allah. amiiiin…

  17. ALLAHUAKBAR

  18. blog yg bagus….wahai manusia lihatlah tuhanmu seperty tatapan ibrahim yaitu tauhid,,,tuhan yg satu, menciptakan alam semesta ini tak akan pernah mati maha perkasa dan maha kuat,,islam lah yang mengajarkan seperti itu,,semoga pikiran kalian di buka yang masih belum menemukan jalan,,al ankabut ayat 45
    ” Bacalah kitab (Al Qur’an) yang telah diwahyukan kepadamu (Muhammad) dan laksanakanlah shalat Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan) keji dan mungkar. Dan (ketahuilah) mengingat Allah (shalat) itu lebih besar (keutamaannya dari ibadah yang lain). Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan. “

  19. Sayang sekali, begitu banyak hidayah yang terbentang di dunia (melalui kisah2 para muallaf yang sarat logika), namun mereka-yg buta hati-red, tidak bisa menerima kenyataan. padahal kalau saja mau lebih banyak membaca mengenai sejarah Kristen, mereka akan menemukan titik terang. lagi-lagi, mereka tersesat karena ulah mereka sendiri!

  20. kenyataan yg jls2 qt liat n dengar. org kristen yg masuk islam adlh orang2 yg berpendidikan tinggi. yg masuk islam penuh dgn ksadaran n bukan karena iming2. berbanding terbalik dengn misionaris, yang mengincar orang2 miskin berpendidikan minim n org2 pedalaman. dengan segala macam kebohongn jg iming2. untk di sesatkan. g ush jauh2 keluar negeri liat conth ny, di indonesia ini saja, spt kejadian di salah satu kampung di jawa tengah, jawa barat, kalimantan. smw yg di sesatkn berlatar belakng ekonomi lemah n g berpendidikan.

  21. Aku nggak ngerti,kenapa para penulis injil menuliskan kata-kata baik bilangan maupun nama orang dsb tidak di sinkronkan dgn apa yg ia tiru,sehingga tak tampak pertentangan di dlm nya..

  22. orang kristen itu sebenernya udah tau bahwa kitab injil itu cuma buatan mereka sendiri, dikarenakan mata hati mereka yang udah di tutup sama allah yaa mau gimana lagi, dalam toh surat albaqoroh juga udah di jelasin: “maka celakalah bagi orang orang yang menuliskan kitab dengan tangannya, kemudian mereka berkata: “ini adalah firman allah”.. sudah sangat jelas bahwa agama yang haq itu cuma agama islam , tidak ada keraguan di dalamnya!

  23. , coba datangkan satu ayat di dalam Injil yang menyebutkan bahwa al-Masih AS berkata, ‘Aku adalah Allah atau aku anak Allah. Maka sembahlah aku’.”<<ada kristen yg mampu jawab gak ? :p

  24. subhanallah..smoga banyak para pendeta diberikan hidayah akan kesalahan injil

  25. SubhanAllah, apa yg kita lakukan untuk diri sendiri akan mati bersama kita. Apa yg kita lakukan untuk orang lain dan dunia akan tetap hidup serta kekal. Jalani hidup ini dengan setulus hati, berbagilah dengan setulus hati,dan kisah2mu akan menyentuh serta menyembuhkan jiwa manusia yg haus kering kerontang dari rahmat, karunia dan hidayah Allah SWT. Jadikanlah setiap aktifitas hidup kita disukai Allah SWT dan mengajak orang lain untuk taat dan beriman kepada Allah SWT.

  26. Hoax nih gan..kalau berhubungan sama Vatikan cuma Katolik gan..dan dalam Katolik itu tidak ada pendeta perempuan :D

  27. subhanallah

  28. Laskar Kristus

    Cerita hoax..taqiya islami. Mana ada pendeta dalam Katolik, yang ada Pastor, mana ada Katolik /Kristen yang Tuhannya “almasih” isa yang jaraknya ±600 tahun dari Yesus Kristus/Mesias. Mana ada sejarah dalam Gereja ada aktivis/misionaris digaji oleh Gereja, yang ada Misionaris meyumbangkan seluruh hartanya untuk memberitakan Injil Keselamatan dan mendapatkan bantuan dari donatur bukan untuk mendapatkan kekayaan pribadi, tapi Pelayanan. Kasihan sekali cerita sampah begini menjadi kebanggaan kaum anda..tanya kenapa?.

  29. @ Laskar Kristus, kisah ini dalam bahasa Inggris dan penerjemahnya tidak mengenal perbedaan pendeta atau katolik jadi dia menyamakan saja istilah pendeta atau katolik.

    Almasih atau Messiah itu adalah istilah yang ditujukan untuk Jesus. Menurut wikipedia (http://en.wikipedia.org/wiki/Messiah), “… [Messiah] became the accepted Christian designation and title of JESUS OF NAZARETH ….” Messiah menjadi penamaan dan gelar Kristen untuk Yesus dari Nazareth.

    Mengenai asumsi anda bahwa missionaries tidak didanai oleh gereja (vatikan) sepertinya kurang kuat. Sebuah organisasi missionary sangatlah sulit membangun gereja besar atau membuat rumah sakit, sekolah dan panti asuhan missionaris yang besar kalau cuman menggunakan dana pribadi. Pasti dibackup dengan pendanaan yang kuat. Menurut National Post (2013) (http://news.nationalpost.com/2013/03/08/wealth-of-roman-catholic-church-impossible-to-calculate/) kekayaan vatikan sulit dihitung. Kekayaan tersebut tidaklah mungkin digunakan Paus hanya untuk menggaji pastor atau pegawai di Vatikan semata tetapi mereka akan gunakan untuk menyokong misi mereka dalam menemukan domba-domba tersesat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • Sejak 16 Pebruari 2013

    HTML hit counter - Quick-counter.net
  • Ikuti

    Get every new post delivered to your Inbox.

    Bergabunglah dengan 25 pengikut lainnya.

    %d bloggers like this: